You are here
Home > What's Up > Sukses menjadi MUA, Jeihan Raup Puluhan Juta

Sukses menjadi MUA, Jeihan Raup Puluhan Juta

Saat ini, make up sudah menjadi kebutuhan penting bagi kaum hawa, baik untuk penampilan sehari-hari maupun untuk menghadiri acara formal. Bahkan, tak sedikit pula yang menggunakan jasa make up artist untuk menunjang penampilan mereka. Meningkatnya tren make up dikalangan anak muda, membuat bisnis make up artist saat ini semakin bermunculan. Di Semarang, ada Jeihan Nabila Shavira, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro yang mencoba peruntungan dengan menjadi seorang make up artist di Semarang. Gadis yang dulunya berprofesi menjadi model ini, sudah akrab dengan make up sejak kecil. Awalnya, ia mengaku mencoba-coba make up untuk menghemat biaya saat wisuda SMA.

“awalnya aku belajar make up untuk diriku sendiri, terus aku kan suka upload hasil make up ku di instagram dan path, nah dari situ temen-temenku banyak yang liat terus banyak yang minta di make up in,” terangnya.

Berbekal pengalamanya sendiri, ditambah dengan sertifikat sebagai MUA, Jeihan, sapaan akrabnya, memutuskan untuk fokus berkarir menjadi seorang MUA di Semarang. Semangatnya dalam berlatih, menjadikannya semakin mahir dalam melukis wajah. Karena kepiawainnya tersebut, kini semakin banyak orang yang menggunakan jasa nya. Mulai dari anak sekolah, kuliah, hingga ibu-ibu.

“alhamdulillah aku juga pernah make up in artis, teh Rina Gunawan. Waktu itu aku dipercaya sama teh Rina buat dandanin dia untuk acara kondangan di Semarang,” katanya.

Sudah menjadi MUA sejak 3 tahun silam, ia mengaku banyak temui tantangan selama menjadi seorang MUA. Salah satunya adalah banyaknya MUA baru yang bermuncuan di Semarang, sehingga membuat gadis 20 tahun ini terus mengasah kemampuanya dalam ber make up. Selain itu, statusnya sebagai mahasiswa juga membuatnya harus pintar-pintar dalam membagi waktu antara kuliah dan kerja.

“sebisa mungkin kerjaan ga bentrok sama kuliah. Jadi misal aku make up in untuk wisuda, harus udah kelar sebelum masuk kuliah. Terus kalau ada yang mau les make up juga pasti setelah aku udah kelar kuliah. Jadi kuliah dan kerjaan tetep jalan,” katanya.

Menjadi seorang make up artist merupakan profesi yang cukup menjanjikan dalam hal pendapatan. Terbukti, kini pendapatanya bisa lebih dari 10juta per bulan sehingga ia sudah dapat menghasilkan uang sendiri dan dapat membantu ekonomi keluarga. Untuk menggunakan jasa make up nya, Jeihan membandrol dengan harga 250 ribu rupiah per orang. Kini pun, gadis kelahiran September 1997 ini juga sering membuka les privat bagi yang ingin belajar make up darinya.

Bagi Jeihan, ia tak pernah mempermasalahkan usahanya yang berbalik 180 derajat dari jurusan kuliahnya, asalkan ia senang dan sesuai dengan passionya.

“sukses itu tidak kenal usia, suskes itu tidak harus nanti setelah kelar kuliah, kita bisa mulai sukses dari sekarang,” Jeihan menambahkan.

 

instagram : @jeismakeup / @jeihanshavira
LINE@ : @ahf8543r

Leave a Reply

Top