You are here
Home > Youthpreneur > Dina Annisa Hamid Ekspresikan Hobi Fashion Pada Bisnis Online

Dina Annisa Hamid Ekspresikan Hobi Fashion Pada Bisnis Online

damariscarf youthpreneur tembalang

Youthpreneurs! Kalian pasti setuju nih kalau fashion adalah hal yang nggak bisa dilepaskan dari para perempuan. Mulai dari dress, rok, celana, you name it. Banyak banget fashion item yang bisa dipilih oleh perempuan. Uniknya, cuma perempuan lho yang merasa tiap ingin hang-out butuh untuk beli baju baru, ya nggak?

Begitu juga yang dialami oleh Dina Annisa Hamid. Mahasiswi lulusan Fakultas Sains dan Matematika Universitas Diponegoro, Tembalang ini mengaku hobi banget sama yang namanya belanja. Sampai akhirnya terbersit pemikiran di otaknya.

“Kalau belanja terus, aku kapan nabungnya ya? Lebih enak kalau punya uang sendiri deh. Jadi bisa belanja, nabung juga bisa.”

Dari pemikiran itu, akhirnya dia memutuskan untuk membuka usahanya. Jenis usaha yang dia dirikan pun nggak jauh-jauh dari fashion. Tebak apa? It’s hijab! Penutup kepala yang wajib digunakan bagi wanita muslimah.

Saat mendirikan usaha hijab pada pertengahan 2015 lalu, Dina mempunyai dua prinsip utama yang kukuh dipegang hingga kini. Pertama: konsisten. Dan yang kedua: pantang menyerah. Produk hijabnya dia namakan Damariscarf yang bisa dibeli lewat akun instagram @damariscarf. Awal-awal usahanya dia mengakui ada saja hambatan yang menerpa.

“Hambatan pasti banyak. Awal usaha itu hambatannya susah cari pembeli atau pelanggan. Wajar sih karena brand kami belum dikenal.”

Namun, sesuai dengan apa yang menjadi prinsip kedua yaitu pantang menyerah, dia nggak berhenti begitu saja. Dina terus memutar otak untuk mencari solusinya. Dan, voila! Dia mulai mengiklankan online shop-nya dengan menggunakan metode endorse. Cara ini dilakukan dengan mengajak kerjasama akun publik yang sudah memiliki banyak pengikut di instagram untuk mempromosikan barangnya.

“Alhamdulillah, atas izin Allah customer saya udah banyak dari pulau-pulau besar di Indonesia. Ada dari Sumatera, Jawa, Bali, NTB, Kalimantan, Sulawesi, bahkan hingga ke Papua,” cerita alumni jurusan Biologi Undip ini. Ucapan syukur pun tak henti-hentinya ia ucapkan saat sesi wawancara. “Alhamdulillah lebih sering dapet feedback yang menyenangkan, kalaupun ada yang kurang menyenangkan biasanya karena pihak ekspedisi pengiriman barangnya yang telat kirim barang atau salah alamat. Selebihnya Alhamdulillah baik. Dan malah ada yang suka kasih masukan dan saran, bikin tambah semangat buat memperbaiki dan terus kasih yang terbaik untuk customer setianya kita.” Tambahnya.

Saat ditanya apa yang menjadi keunggulan dari produknya, Dina mengatakan, “Damariscarf menawarkan hijab motif floral yang manis sesuai dengan tagline yang kami usung “Sweeten your days”. Karena memang tujuan kami untuk memberikan pemanis di hari-hari costumer kami”. Selain itu Dina juga mengakui jika produknya mempunya motif yang nggak pasaran sehingga membuatnya jadi eksklusif. Wah, pas banget ya sama watak perempuan. Nggak rela rasanya kalo ada orang lain memakai motif maupun model yang sama dengan kita. Ya, nggak?

Penasaran nggak sih Youthpreneurs, seberapa menguntungkan sih berbisnis fashion seperti itu? Dina menjelaskan dalam waktu 3x mengeluarkan season, ia sudah balik modal dari yang dikeluarkan. Terakhir, Dina mengungkapkan keinginannya untuk menambah jenis barang yang ingin ia jual. Nggak berpuas diri dengan hijab, dia berencana merambah ke baju dan acrylic (tempat make up/make up organizer). Kita doakan ya Youthpreneurs semoga bisa terwujud! Amiin.

Ternyata untuk memulai berbisnis bisa dari apa yang kita sukai. Dengan begitu saat menjalankannya bisa dilakukan dengan senang hati. Sudah siap menjadi the next entrepreneur?

Contributor: Lulu Khodijah

Leave a Reply

Top