You are here
Home > What's Up > Hati-Hati Jika Terpapar AC Terlalu Lama

Hati-Hati Jika Terpapar AC Terlalu Lama

cewek dingin

Bell’s Palsy atau dalam bahasa medis nya disebut dengan prospoplegia  adalah suatu masalah kesehatan yang terjadi pada saraf khususnya saraf wajah kita. Bell’s Palsy merupakan suatu kelumpuhan yang terjadi pada saraf – saraf perifer di bagian wajah yang biasanya ditandai dengan kesemutan di area wajah, bentuk wajah yang tidak simetris, dahi sulit untuk dikerutkan, kesulitan menutup kelopak mata, kesulitan tersenyum hingga tertimbunnya air mata di dalam tulang terngkorak sehingga akan memunculkan rasa yang sangat tidak nyaman. Pada masa awal terjadinya Bell’s Palsy dapat sembuh tanpa diobati. Bahkan penderita dapat mendapatkan kembali fungsi saraf wajahnya dalam waktu kurang dari 7 hari. Namun gejala – gejala ini dapat timbul kembali secara berulang hingga memunculkan kelumpuhan permanen.

Penyebab pasti dari masalah ini masih belum jelas atau idiopatik. Terpapar AC secara terus menerus, terkena angin kencang saat berkendara dan tidur di tempat dingin dapat menjadi faktor penyebab munculnya gejala Bell’s Palsy. Dapat juga merupakan komplikasi dari beberapa penyakit seperti stroke, diabetes, trauma di area kepala, tumor, radang otak dan kanker otak.

Di Indonesia sendiri data yang dikumpulkan dari 4 buah Rumah sakit didapatkan frekuensi Bell’s Palsy sebesar 19,55 % dari seluruh kasus neuropati dan terbanyak pada usia 21 – 30 tahun. Lebih sering terjadi pada wanita daripada pria. Tidak didapati perbedaan insiden antara iklim panas maupun dingin, tetapi pada beberapa penderita didapatkan adanya riwayat terpapar udara dingin atau angin berlebihan. Beberapa hal yang dapat kita lakukan untuk menghindari masalah kesehatan ini adalah dengan menjaga area wajah kita dari paparan angin kencang atau udara dingin yang berlebihan. Termasuk menggunakan helm yang memiliki kaca penutup muka saat berkendara dengan sepeda montor atau menutup kaca mobil saat berkendara

oleh @nerschay

Leave a Reply

Top