You are here
Home > What's Up > Heritage Race, ‘Pesona Running Man’ Semarang-Indonesia

Heritage Race, ‘Pesona Running Man’ Semarang-Indonesia

Tepatnya Minggu, 15 Desember 2013 berlokasi dimulai dari Taman Sri Gunting, Kawasan Kota Lama, Kota Semarang hingga akhir acara di Sobokartti telah diadakan acara yang terbilang unik di bulan pengujung tahun ini. Dengan bertema kebudayaan dan mengangkat nilai-nilai sejarah, panitia acara ‘Heritage Race’ tepatnya komunitas pecinta sejarah ‘Lopen Semarang’ (@lopenSMG) sukses menyelenggarakan serangkaian acara dari pagi hingga malam hari.

Acara tersebut diikuti peserta dari berbagai organisasi pemuda, penggiat sosial media, maupun komunitas yang ada di Semarang. Seperti Future Leader Summit, Stand Up Indo Semarang, Pagi Berbagi, Good Reads Semarang, Jazzngisoringin, AIESEC UNDIP, Exsara UNNES, Hijabers Semarang, Backpacker Indo, Wisata Semarang, Dot Semarang, Jaringan Rumah Usaha, Nusa Muda ID, Osis Smanda Semarang, OASE, Klinik Desain, Sobokartti, LPM EDENTS, Edsa UNDIP, serta tidak ketinggalan pula dari tim Info Tembalang. Dari berbagai peserta tersebut, panitia membagi ke dalam 15 tim yang siap bertanding.

Pihak panitia benar-benar bisa mengemas wujud cinta sejarah para peserta melalui beberapa games dengan beragam tantangan yang seru dan menarik. Permainan menantang yang diberikan tidak hanya membutuhkan kekompakan, ketelitian, dan wawasan yang banyak tetapi juga energi dari masing-masing personel dalam timnya. Bahkan tidak hanya berupa bentuk acara yang memuaskan, beberapa reward dan hadiah juga diberikan secara gratis kepada setiap peserta. Masing-masing peserta selain memperoleh satu buah tas ransel, satu buah topi merah, kaos putih, sebotol air mineral, sebungkus roti, juga mengantongi uang Rp 50.000 per orang serta Rp 500.000 per tim sebagai modal memenuhi misi dalam tantangan permainan Heritage Race.

Esensi lebih memperkenalkan dan meingkatkan apresiasi para peserta akan cinta sejarah pada daerahnya bisa diterima melalui permainan Heritage Rage. Selain sambil berjalan mengelilingi kawasan Kota Lama bersama, peserta juga bisa menikmati keindahan peninggalan bangunan-bangunan bersejarah di kawasan tersebut. Bahkan tanpa disadari juga terdapat fasilitas yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar seperti tersedianya kotak membaca yang berisi buku-buku bacaan berwawasan dimana tepat berada di area Taman Srigunting.

Asyiknya peserta bisa sekaligus mengenal lebih banyak tentang bangunan lama seantero Kota Lama. Contohnya seperti Gereja Blendug, Kantor Pos, Kantor Pipa, Bank Mandiri, Kantor ITC, Bank OCBC, Kantor Phapros, dan lainnya. Bahkan para peserta juga setidaknya bisa mengetahui bahwa 0 Km-nya Kota Semarang dimulai dari Kantor Pos yang berada di kawasan tersebut.

Game ‘Heritage Race’ sendiri yang banyak dikait-kaitkan sebagai ‘Running Man’ perdana di Semarang, sangat antusias diikuti oleh para peserta selama proses pertandingan berlangsung. Game Heritage Race dimulai pada pukul 08.00 WIB dengan titik start dari Taman SriGunting, tepat samping Gereja Blendug. Sebelum memulai tantangan pertama, peserta dibekali sebungkus roti, air mineral, dan beberapa reward menarik lainnya yang wajib dikenakan.seperti topi merah, tas, dan kaos putih Selanjutnya, masing-masing tim bergerak menuju lokasi-lokasi sesuai peta yang ditujukan panitia untuk menjalankan tugas serta menyelesaikan tiga tantangan game tersebut.

Dimulai dengan tugas pertama dimana peserta berjalan kaki menyusuri Kantor Pos Besar untuk mengirimkan surat dan kartu pos berisi harapan mengenai kawasan Kota Lama kepada walikota Semarang. Kemudian mejajaki Pasar Johar untuk memainkan misi berbelanja beberapa list barang berteka-teki dengan menggunakan kecerdasan tawar menawar ke pembeli. Lalu, bergerak menuju Plaza Semarang untuk Checkpoint 1. Setelah itu peserta menjelajahi Kota Lama Semarang untuk mengenal lebih jauh dan dalam mengenai daerah tersebut. Hingga setelah menjelajahi lorong-lorong Kota Lama Semarang, para peserta menuju Taman Srigunting untuk Checkpoint 2. Adapun misi yang terakhir adalah para peserta menyelesaikan tantangannya di Kawasan Polder Tawang. Selanjutnya menuju Checkpoint 3 di Taman Garuda. Saat di taman tersebut peserta juga sekaligus mengunjungi ORArt_ORET GuyubArt yang merupakan pecinta seni di daerah Semarang. Hingga akhirnya para peserta kembali ke Taman Srigunting untuk beristirahat dan menikmati makan siang bersama.

Acara Heritage Race tentunya belum berakhir sampai disitu. Malam harinya juga masih diadakan awarding nite di daerah Sobokartti, Jl. dr. Cipto. Pada closing event tersebut menampilkan berbagai hiburan menarik bagi pengunjung, seperti adanya penampilan dan talkshow JazzNgiSoringin dan pembagian hadiah-hadiah kepada para peserta pemenang game Heritage Race yang diselenggarakan pagi hingga siang harinya.

Pesan dan kesan yang diterima maupun yang telah diberikan oleh panitia tentunya tidak jauh dari wujud promosi kepada masyarakat akan cinta sejarah termasuk daerah dan peninggalannya. Selain itu acara tersebut mengandung esensi yang dikhususkan untuk para pemuda sebagai generasi berpotensi tinggi dalam menyebarkan dan mempertahankan nilai-nilai budaya bersejarah maupun produknya, agar tetap memperoleh aparesiasi yang tinggi oleh siapapun hingga kapanpun dalam kehidupan manusia.

Oleh: Anggit Vikasari

Leave a Reply

Top