You are here
Home > What's Up > Jaga Lingkungan Bersama Komunitas Bank Sampah

Jaga Lingkungan Bersama Komunitas Bank Sampah

“Tan Malaka pernah mengatakan bahwa pemuda itu punya idealisme yang paling bisa dipertahankan. Maka dari itu, kita sebagai pemuda harus bisa melakukan hal lebih untuk sesama. Suatu saat ketika sudah tidak ada di dunia, masih ada cerita tentang kita bahwa kita pernah melakukan berbagai kegiatan”, ungkap Febri, salah satu penggagas Bank Sampah Sri Kandi (Semarang).

Komunitas sosial yang terbentuk pada bulan Februari tahun ini berkecimpung pada tiga kegiatan, yaitu menjaga lingkungan, pemberdayaan perempuan dan mengurangi kelaparan. Kegiatan ini dilakukan tiap minggu dengan melibatkan mahasiswa sebagai volunter. Untuk kegiatan pemberdayaan wanita sendiri, Bank Sampah sudah memilki prototype sebagai bahan belajar di kawasan Kandang, Peterongan.

Proses pemberdayaan wanita yang diusung Bank Sampah tidaklah rumit. Awalnya, mereka membeli sampah dari warga Kandang dengan harga Rp 2000,00/kg. Kemudian, sampah dipilah dan diambil yang sekiranya bisa didaur ulang seperti botol dan plastik. Setelah bahan terkumpul, mereka membawa kembali sampah tadi ke warga Kandang untuk diolah menjadi dompet, tas, gantungan kunci, dan tempat pensil yang nantinya dijual di berbagai basar yang ada.

Tidak hanya Bank Sampah saja yang memilki kegiatan sosial, hampir setiap komunitas dan organisasi juga melakukan kegiatan serupa. Dengan mengikuti berbagai kegiatan sosial sejak sekarang, kita sebagai pemuda diharapkan mampu memumbuhkan rasa berbagi terhadap sesama.

Leave a Reply

Top