You are here
Home > What's Up > Loenpia Jazz 2017 Akan Digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS)

Loenpia Jazz 2017 Akan Digelar di Taman Budaya Raden Saleh (TBRS)

Loenpia Jazz akan kembali digelar di Kota Semarang untuk ke-enam kalinya pada bulan Mei 2017 nanti. Dengan mengusung tagline “Om Ngejazz Om”, acara tahunan yang diselenggarakan oleh Komunitas Jazz Ngisoringin ini mengambil lokasi Taman Budaya Raden Saleh sebagai venue. Taman Budaya Raden Saleh  merupakan taman budaya yang didirikan pada tahun 1998, yang awalnya bernama Museum Raden Saleh. Kawasan ini direncanakan menjadi kawasan budaya yang mampu menampung kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan berbagai macam kebudayaan. Kota Semarang sendiri dikenal sebagai kota dengan tradisi peranakan yang kuat, berbagai macam jenis dan asal budaya terdapat di Kota Semarang. Hal ini yang mendorong panitia acara Loenpia Jazz 2017 mengusung tema “Miz Culture”.

Loenpia Jazz kali ini juga ingin merepresentasikan diri dan menegaskan kembali fungsi Taman Budaya Raden Saleh (TBRS) sebagai kawasan budaya yang menampung berbagai kegiatan seni di Kota Semarang. Untuk itu akan ada berbagai jenis kesenian yang akan ditampilkan selain musik, antara lain seni tari, seni rupa, seni teater, dan wayang orang yang menjadi salah satu andalan di TBRS. Panitia Loenpia Jazz membagi kawasan Taman Budaya Raden Saleh menjadi 4 zona yaitu Zona Raden Saleh (seni Rupa), Zona Ki Narto Sabdo (Seni Wayang Kulit), Zona Ngesti Pandhawa (Seni Wayang Orang), dan Zona Gambang Semarang (Seni Tari). Pembagian zona ini juga dimaksudkan untuk mewakili keberagaman jenis budaya di Kota Semarang.

Pada kesempatan ini (17/3) panitia Loenpia Jazz sekaligus merilis logo terbaru mereka yang menunjukkan keberagaman budaya, sekaligus sebagai representasi konsep festival yang mereka usung kali ini. Info selengkapnya bisa diikuti melalui instagram atau twitter @loenpiajazz.

Leave a Reply

Top