You are here
Home > What's Up > Mahasiswa Undip Deklarasikan Kawasan Tanpa Rokok

Mahasiswa Undip Deklarasikan Kawasan Tanpa Rokok

Semarang – Setelah diawali kegiatan senam pagi, hari ini (8/1) Budi Setiyono, P.hD selaku Pembantu Rektor III Undip secara resmi menyatakan Student Center Universitas Diponegoro (Undip) sebagai Kawasan Tanpa Rokok (KTR).

Kegiatan ini disaksikan oleh civitas akademik Undip, atas gagasan BEM Fakultas Kesehatan Masyarakat Undip 2015, BEM Undip 2015 serta Senat Undip 2015 setelah melalui proses advokasi sejak 28 November 2015.

Risky Haerul Imam sebagai Ketua BEM Undip berharap diresmikannya SC sebagai kawasan tanpa rokok menjadi gerakan awal Undip untuk menjadi kampus tanpa rokok.

Pada hari Senin, 28 Desember 2015, Rektor Universitas Diponegoro mengesahkan dan mengeluarkan peraturan Rektor Undip No.11 Tahun 2015 tentang Penetapan Kawasan Tanpa Rokok. Peraturan ini berisi mengenai penanggungjawab KTR, subyek KTR, penandaan KTR dan penjelasan terkait teknis KTR.

Dijelaskan pula selama masa transisi penerapan KTR di lingkungan Undip diharapkan seluruh fakultas di Undip bisa menerapkan KTR paling lambat sebelum 31 Desember 2019. Peraturan Rektor Undip ini yang menjadi embrio untuk mencapai visi Unversitas Diponegoro sebagai Kawasan Tanpa Rokok.

Namun di sisi lain, beberapa fasilitas gedung di kampus Universitas Diponegoro justru didukung oleh perusahaan rokok. Tidak sedikit pula alokasi beasiswa yang diberikan kepada mahasiswa sebagai bakti pendidikan melalui perusahaan rokok.

Dikutip dari beritajateng.net, Budi Setiyono, P.hD selaku Pembantu Rektor III Undip menambahkan, “Kami ingin memastikan bahwa mahasiswa datang dengan kondisi sehat, produktif, dan bisa mencari ilmu secara maksimal. Akan lebih baik jika biaya membeli rokok dipakai untuk membeli buku.”

Leave a Reply

Top