You are here
Home > Youthpreneur > Menciptakan Identitas Merk Yang Terintegrasi Melalui Media Sosial

Menciptakan Identitas Merk Yang Terintegrasi Melalui Media Sosial

Membuat identitas merk yang terpadu melalui seluruh kanal media sosial dapat mendorong bisnis untuk berhasil dalam menanamkan branding pada benak target audiens yang tepat. Berikut ini ada beberapa tips untuk memastikan bahwa aktivitas usaha kita di media sosial terhubung dengan baik melalui satu kanal media sosial dengan yang lainnya.

1. Temukan Kanal Yang Tepat
Audiens kita mungkin tidak berada di semua jaringan media sosial, tugas kita sebagai pemilik usaha untuk mengetahui jaringan mana saja yang mereka gunakan di media sosial. Kemudian buatlah jaringan tersebut menjadi prioritas terbesar untuk diekmbangkan. Riset pada tahun 2014 menyebutkan bahwa 52% marketers mendapatkan pelanggannya melalui kanal facebook.

2. Sesuaikan Konten dengan Karakteristik Media
Konten teks dengan link akan lebih tepat menggunakan twitter, sementara itu update foto yang menarik bisa menggunakan instagram atau pinterest. Data menyebutkan bahwa data visual 60.000 kali lebih cepat diproses oleh otak manusia daripada teks.

3. Cross-Promote
Jangan lupa mengajak followers kita dari jaringan yang satu untuk mengikuti jaringan yang lainnya. Misalnya dengan mempromosikan akun  media sosial kita melalui kanal lain yang sudah lebih tiggi trafiknya. Sertakan pula nilai apa yang akan mereka dapatkan apabila mengikuti akun yang kita tawarkan tadi. Riset menyebutkan bahwa 33% pelanggan yang aktif di media sosial selalu tertarik untuk menemukan layanan baru.

4. Repurpose Content
Rencanakan satu konten besar yang kemudian bisa diterjemahkan menjadi beberapa bagian konten untuk channel media sosial yang lainnya.

5. Perkuat Brand
Perkuat keberadaan brand kita di media sosial dengan menggunakan fitur advertising atau menggunakan buzzer yang tepat.

6. Lakukan Perencanaan
Buat rencana jangka panjang dan jangka pendek untuk kotnen merk kita di media sosial. Buat perencanaan tema, promosi dan kerangka besar yang memudahkan kita untuk mengupdate konten dan mendapatkan engagement yang lebih besar.

7. Merk yang Terintegrasi
Ciptakan konsistensi dalam keberadaan kita di media sosial, melalui foto profil, banner/cover, dan template yang konsisten untuk seluruh jaringan di media sosial.

8. Pilih Kanal
Jauh lebih baik apabila merk kita memiliki kehadiran yang kuat pada dua kanal saja daripada memiliki banyak kanal tapi tidak pernah melakukan update. Riset menyebutkan bahwa 46% pengguna internet mengamati media sosial terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan untuk membeli.

Leave a Reply

Top