You are here
Home > What's Up > Pindah Coblos,Tidak Semua Bisa Diakomodir oleh KPU

Pindah Coblos,Tidak Semua Bisa Diakomodir oleh KPU

Tembalang (22/03) Kabar terbaru seputar pelaksanaan Pemilu 2014 kembali diperoleh tim redaksi Infotembalang.Setelah sebelumnya mahasiswa pendatang dipermudah secara administrasi terkait adanya kemudahan pindah domisili untuk mencoblos,kini ada rilis terbaru dari Komisi Pemilihan Umum(KPU)  bahwa tidak semua mahasiswa luar kota Semarang bisa diakomodir oleh KPU

Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Ketua KPU Kota Semarang,Henry Wahyono pada acara Public Meeting “Pemuda Suarakan Suaramu di Pemilu 2014 Sebagai Pemilih Cerdas Berkualitas”.Dalam kesempatan itu,Henry mengungkapkan bahwa ada kriteria khusus terkait pindah domisili coblos.”Untuk mereka yang daerah asalnya bisa ditempuh dalam waktu 2 hingga 3 jam seperti pekalongan,kendal,solo,jogja,kudus dan Jepara mereka mencoblos disana” ujar Henry kepada tim Infotembalang.Beliau menambahkan,hal ini juga terkait dengan terbatasnya kuota untuk surat suara pemilih tambahan yang hanya disediakan sebanyak 2% dari total Pemilih tetap.

“Sehingga tidak semua bisa diakomodir karena pada prinsipnya ini hanya tambahan “tambah beliau.Acara yang juga dihadiri oleh Ketua Panwaslu Kota Semarang,Sri Wahyu Ananingsih dan akademisi ini mendapat apresiasi dari para hadirin.Acara ini merupakan kerja sama antara Lembaga Pers Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Dipoengoro,Gema Keadilan,KPU,Perkumpulan Untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem) dan RRI Semarang.

“Tentu ya harapannya dengan diselenggarakannya acara ini para pemilih muda bisa mendapatkan informasi terkait pemilu 2014 dan  lebih proaktif terhadap perkembangan demokrasi di Indonesia” ujar Adul Abdurrahman,ketua panitia.Selain itu perwakilan dari Perludem,Mertha Apsari mengatakan bahwa pemilu 2014 harus disikapi secara optimis,dan untuk para pemilih muda dihimbau untuk menggunakan hak suaranya sebaik mungkin.(AAP)

 

Leave a Reply

Top