You are here
Home > Youthpreneur > SOSTAC Analysis Mudahkan Youthpreneur Rancang Strategi Bisnis

SOSTAC Analysis Mudahkan Youthpreneur Rancang Strategi Bisnis

Youthpreneurs! Untuk bisa survive dalam menjalankan usaha kita harus mampu mengenali apa saja yang berpotensi menjadi hambatan, tantangan maupun peluang. Untuk menemukan kedua hal tersebut memang diperlukan alat (tool) yang terukur agar mendapatkan hasil yang maksimal. Salah satu tool yang biasa digunakan dalam menganalisis kondisi suatu bisnis atau strategi pemasaran adalah SOSTAC. Apa itu SOSTAC Analysis? SOSTAC merupakan singkatan dari Situastion Analysis, Objectives, Strategy, Tactic, Action dan Control.

Sebelum  membuat sebuah program atau strategi, youthpreneur harus memahami dulu situasi bisnis. Itulah yang disebut dengan SITUATION ANALYSIS. Pada tahap ini youthpreneur perlu mengumpulkan berbagai informasi dan data yang dibutuhkan mengenai keadaan internal dan eksternal perusahaan. Sehingga bisa dilihat bagaiamana positioning bisnis kamu pada market yang ada. Youthpreneur bisa juga menggunakan analisis SWOT dalam tahap ini, yaitu mengenali Strength (kekuatan), Weakness (kelemahan), Opportunity (Peluang) dan Threat (ancaman). Youthpreneur perlu juga memahami bagaimana persepsi target market terhadap brand bisnis kamu. Dari situ kita sudah bisa menentukan ada problem apa saja dalam bisnis yang kamu jalani.

Setelah mengetahui poin-poin tantangan yang dihadapi, selanjutnya kita masuk ke tahap kedua yaitu penentuan OBJECTIVES. Youthpreneur bisa menentukan tujuan-tujuan spesifik yang ingin dicapai. Tahap penentuan tujuan ini merupakan tahapan yang paling penting karena akan menjadi pedoman youthpreneur untuk menentukan strategi, taktik dan langkah-langkah yang akan dilakukan. Dalam penentuan objectives, youthpreneur perlu mempertimbangkan langkah SMART yaitu Spesific – detail dan jelas, Measurable – terukur, Achievable - pergerakan yang masif, Relevant -sesuai dengan kebutuhan maupun keperluan dan Time Oriented- relevan dan dapat dicapai dalam waktu ideal. (Selengkapnya bisa dibaca di sini)

Tahapan selanjutnya adalah penentuan STRATEGY. Tahapan ini merupakan breakdown dari tujuan yang telah ditentukan sebelumnya. Strategi berupa konsep umum bagaimana youthpreneur  akan mencapai tujuan untuk menyelesaikan masalah binsis. Dalam menentukan strategi

Strategi yang telah dibuat selanjutnya dibreakdown kembali untuk menjadi TACTIC yang berisi langkah-langkah konkret yang akan dilakukan di lapangan. Taktik merupakan penjabaran detail dari langkah-langkah yang akan dilakukan untuk melaksanakan strategi yang telah dibuat. Itulah yang membedakan antara stratgi dan taktik.

Langkah selanjutnya adalah menentukan ACTION. Setelah merumuskan taktik, dalam tahapan ini youthreneur perlu membuat proses kerja terstruktur yang akan dilakukan di lapangan. Hal yang perlu diperhatikan dalam penyusunan langkah Action adalah: 1. People, yaitu siapa saja yang akan terlibat dalam pelaksanaan strategi & taktik. 2. Budgetting, yaitu berapa biaya yang perlu dikeluarkan. 3. Timeline, kapan saja program dilaksanakan hingga mencapai tujuan.

Yang terakhir adalah tahap CONTROL. Kali ini youthpreneur harus bisa membuat sebuah evaluasi berupa tolak ukur, sejauh mana strategy, tactic, dan action berjalan sesuai rencana untuk mencapai tujuan dalam penyelesaian tantangan dalam bisnis. Langkah-langkah apa saja yang akan dilakukan untuk memantau (monitoring) berjalannya program atau strategi yang telah ditetapkan.

Leave a Reply

Top