You are here
Home > What's Up > Tembalang Mencoblos #1

Tembalang Mencoblos #1

(Semarang 03/04) Penyelenggaraan Pemilu Legislatif tinggal hitungan hari ternyata mengalami sedikit “hambatan” bagi para pemilih yang hendak pindah coblos. Tak terkecuali warga Tembalang yang notabene banyak pendatang dari luar Kota Semarang yang kini akan mencoblos di wilayah Tembalang. Setelah sebelumnya para calon pemilih yang dari luar kota mendapat angin segar bahwa ada Surat Edaran KPU No. 127/KPU/III/2014 yang berisikan tentang mekanisme kolektif form A5, kini ada ralat dari KPUD dan PPS setempat yang mengatakan bahwa tidak menerima proses pindah coblos atau A5 secara kolektif Menanggapi hal itu pada Senin, 31 Maret 2014 BEM KM Undip mendatangi Kantor KPUD Kota Semarang yang bertempat di Gedung Pandanaran Semarang. Perwakilan BEM KM Undip yang dipimpin Wakil Presiden Miqdad Haqqony diterima oleh Komisioner KPUD Kota Semarang. Pada pertemuan itu menghasilkan dua poin untuk menyelamatkan 2.000 suara para calon pemilih tersebut. Adapun poin tersebut ialah : Pertama, KPUD meminta 2000 berkas pindah pilih ini diverifikasi ulang oleh pihak PPK dan PPS di sekitar Kampus Undip Tembalang. Bagi yang telah mengurus pindah pilih dengan mengisi model A.5-KPU dan surat pernyataan serta menyerahkan fotocopy KTP dan KTM wajib datang ke posko verifikasi di Kantor Kelurahan Tembalang pada tanggal 3-5 April 2014 agar tetap bisa menggunakan hak pilih di TPS sekitar kampus. Hal ini dilakukan agar memastikan berkas pindah pilih yang diberikan merupakan berkas yang valid. Setelah melakukan verifikasi akan langsung dimasukkan ke dalam Daftar Pemilih Tambahan dan dihapus dari Daftar Pemilih Tetap di daerah asal. Kedua, setelah diverifikasi dan dimasukkan dalam Daftar Pemilih Tambahan. Mahasiswa yang telah mengurus pindah pilih wajib mengambil model C.6-KPU yang telah disahkan oleh KPPS untuk dapat memasuki Tempat Pemungutan Suara (TPS). Dalam model C.6-KPU tercantum nomor TPS dan alamat TPS yang nantinya menjadi tempat bagi mahasiswa untuk menggunakan hak pilihnya. Formulir ini nantinya akan ditunjukkan kepada petugas KPPS di setiap TPS sebagai bukti anda telah terdaftar dalam DPTb. Formulir ini akan dibagikan secara kolektif oleh BEM KM Undip maksimal 1 hari sebelum pemungutan suara. Dengan adanya kesepakatan tersebut. Maka hak suara yang telah mengurus pindah pilih tetap dapat digunakan dengan syarat melakukan verifikasi ulang yang dilakukan oleh PPS dan mengambil model C.6-KPU untuk memasuki TPS. (AAP)

Leave a Reply

Top